Breaking News

Pengamat: Rakyat Lebih Pilih Subsidi Harga Barang Daripada Bantuan Tunai

Pengamat: Rakyat Lebih Pilih Subsidi Harga Barang Daripada Bantuan Tunai


Lembaga Survei Indonesia atau LSI merilis 58,7 persen masyarakat menolak kenaikan harga bbm meskipun menambah utang negara. sementara elemen mahasiswa kembali turun jalan menyuarakan empat tuntutan penolakan kenaikan harga BBM.

meski negara menyebut kenaikan harga BBM harus dilakukan sebagai langkah penyelamatan apbn namun kebijakan penyesuaian harga dipandang akan melemahkan daya beli masyarakat ditengah melonjaknya sejumlah harga komoditas pokok lainnya.

bagaimana negara menganggapi penolakan ini? apa langkah lanjutan yang akan ditempuh publik pasca harga dinaikkan? lalu seberapa tepatkah bantuan bantalan sosial, maupun pola subsidi saat ini?

untuk membahasnya/ sudah bergabung bersama kami Febrio Kacaribu selaku Kepala Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Djayadi Hanan selaku Direktur Eksekutif LSI dan Abdullah Syukri selaku Ketua Umum PB PMII